Yogyakarta – Unit Primary Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) telah sukses melaksanakan GIS EXPO 2025 dengan tema Pushing the Boundaries of Creativity. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 15 November 2025 pukul 06.15–10.45 WIB, bertempat di GIS 3 Jogja.
GIS EXPO adalah kegiatan dua tahunan yang diadakan oleh unit Primary. Kegiatan ini mencakup berbagai lomba, pameran atau expo, bazar, penampilan siswa, dan doorprize. Secara umum, kegiatan ini merupakan ajang untuk memamerkan hasil karya dan potensi diri siswa melalui pameran, pertunjukan seni, dan demonstrasi interaktif.
Lorong-lorong sekolah dipenuhi berbagai hasil karya siswa. Seluruhnya ditata secara unik dan kreatif untuk memanjakan mata dan menarik perhatian para pengunjung. Penataan seperti ini bisa membuat pengunjung merasa lebih semangat dan dekat dengan proses kreativitas setiap siswa.

GIS EXPO 2025: Ruang Kompetisi yang Inklusif dan Terbuka
Bukan hanya siswa GIS 3 Jogja, siswa-siswi dari TK–SD lain turut memeriahkan kegiatan GIS EXPO 2025. Lomba-lomba, seperti tahfiz, coloring, dan spelling bee terbuka untuk umum sehingga dapat diikuti oleh pihak eksternal yang memenuhi persyaratan.
Tahfiz dan coloring dibuka untuk siswa TK dan SD kelas 1–3. Sementara itu, spelling bee bisa diikuti oleh siswa sampai kelas 6 SD. Perlombaan seperti ini bukan hanya menanamkan jiwa sportivitas pada diri siswa, tetapi juga melatih mereka untuk selalu berusaha keras dan pantang menyerah dalam meraih prestasi.

Dari Lomba sampai Flashmob: Keseruan Ragam Kegiatan GIS EXPO 2025
Keramaian mulai tampak sejak pukul 06.30 WIB. Didampingi orang tua masing-masing, para peserta lomba mulai berdatangan dan melakukan registrasi di lobi Primary GIS 3 Jogja. Setelah menerima snack dan nomor undian doorprize, mereka diarahkan untuk menuju ke lapangan basket, tempat acara utama berlangsung.
Segera saja lapangan basket dipenuhi siswa-siswi yang siap berkompetisi. Senyum-senyum cerah terlukis di wajah siswa, menunjukkan antusiasme mereka untuk berpartisipasi pada kegiatan hari itu.
Pukul 08.05 WIB, perlombaan resmi dimulai. Para peserta sudah menempatkan diri di tempat-tempat yang telah ditentukan, bersiap menghadapi perlombaan, dan meraih kejuaraan yang mereka dambakan.
Bersamaan dengan dilaksanakannya ketiga lomba itu, siswa GIS 3 Jogja melakukan unjuk bakat, menghibur para tamu dan pengunjung. Mereka menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari menari (dance), menyanyi, dan bermain alat musik, seperti drum dan piano.

Student presentation diadakan disela-sela penampilan siswa. Pada kegiatan ini, ada satu siswa dan satu guru yang mewakili setiap level Primary GIS 3 Jogja untuk mendemonstrasikan hasil karya siswa. Presentasi ini sekaligus merupakan ruang apresiasi bagi kreativitas siswa.
Membuat suasana kian seru dan menegangkan, diadakan pula sesi doorprize bagi para peserta. Sesi doorprize dilakukan sebanyak tiga kali. Meski terkesan sebagai ‘hiburan’ semata, sesi ini boleh dikatakan penting. Adanya doorprize bisa membuat peserta merasa partisipasinya dihargai oleh penyelenggara.
Rangkaian kegiatan GIS EXPO 2025 ditutup dengan Flashmob: Better when I’m dancing yang diikuti oleh seluruh peserta dengan dipimpin oleh 5 orang guru. Aktivitas ini mengajak peserta menari dan bersenang-senang bersama. Selain menghibur, flashmob juga sebagai ekspresi artistik dan pemupuk rasa kebersamaan antarsiswa dan keseluruhan peserta.

(Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)
GIS EXPO 2025 sebagai Ruang Bertumbuh bagi Para Siswa
GIS EXPO 2025 menjadi satu kegiatan yang krusial bagi perkembangan diri siswa. Kepercayaan diri, keterampilan presentasi, dan kreativitas siswa diasah melalui kegiatan ini. Jadi, siswa bisa tumbuh melalui pengalaman yang bermakna, tidak selalu melalui pengalaman belajar formal.
Kegiatan ini merupakan perwujudan dari Pilar Kepemimpinan yang diusung oleh GIS 3 Jogja. Segala jenis perlombaan, pameran karya, dan pentas seni adalah wadah bagi siswa untuk mengambil peran dan tanggung jawab atas pengalaman belajar mereka sekaligus melatih keberanian tampil dan bekerja sama.
Harapannya, GIS EXPO dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan berkarya. Di samping itu, GIS 3 Jogja ingin kegiatan ini dapat memperkuat relasi dan hubungan kekeluargaan antara sekolah, siswa, dan orang tua guna menunjang perkembangan pendidikan anak yang holistik. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

