Developing Students Through School Activities: Extracurricular Programs at Primary GIS 3 Jogja

Siswa belajar memadupadankan warna dalam ekskul drawing

Yogyakarta – Di samping intrakurikuler, Primary Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) menawarkan berbagai aktivitas ekstrakurikuler (ekskul) yang beragam. Pengadaan ekskul ini menghadirkan pengalaman belajar yang saling menguatkan.

Ekskul menjadi satu hal krusial bagi para siswa. Melalui ekskul, siswa dapat mengembangkan bakat dan minatnya di berbagai bidang. Ekskul menjadi suatu wadah yang membantu siswa tumbuh memahami kemampuan dan minat dalam dirinya.

Olahraga: Sarana Pembentukan Karakter Siswa

Demi memotivasi siswa untuk menjaga keselamatan dirinya, GIS 3 Jogja menawarkan ekskul bela diri karate yang membekali siswa dengan teknik dasar bela diri, meliputi pukulan, tendangan, dan teknik pertahanan diri lainnya.

Potret siswa sedang mengikuti instruksi dari pelatih karatenya
Potret siswa sedang mengikuti instruksi dari pelatih karatenya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sejumlah olahraga yang banyak digemari, seperti basket dan futsal, juga menjadi pilihan ekskul yang tersedia di Primary GIS 3 Jogja. Di sini, siswa diajari berbagai teknik dasar, mulai dari teknik-teknik, seperti dribbling, passing, dan shooting, sampai strategi permainan.

Sebagai upaya melatih fokus dan kontrol emosi siswa, ekskul panahan diselenggarakan. Secara bertahap, siswa memahami bagaimana harus menempatkan tubuh, mengarahkan busur, dan melepaskan anak panah agar tepat mengenai bullseye.

Ekskul terakhir dari bidang olahraga adalah renang, di mana siswa diajari latihan dasar, mencakup teknik pernapasan, cara menggerakkan tangan dan kaki selama berada di air, sampai gaya renang yang bervariasi.

Para siswa sedang mempraktikkan salah satu gaya renang yang diajarkan
Para siswa sedang mempraktikkan salah satu gaya renang yang diajarkan (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Berbagai ekskul olahraga di atas mempersiapkan siswa menjadi pribadi yang berani, memiliki sportivitas yang tinggi, pantang menyerah, dan mampu bekerja dalam tim. Selain itu, olahraga melatih siswa untuk menjaga keselamatan dirinya dalam berbagai situasi.

Sains-Teknologi: Jelajah Dunia STEM melalui Berbagai Ekstrakurikuler

Robotik merupakan salah satu contoh ekskul sains-teknologi yang ditawarkan Primary GIS 3 Jogja. Nantinya, siswa akan diajari bagaimana cara merakit robot dari berbagai elemen dan memprogramnya untuk melaksanakan tugas tertentu.

Selain itu, ada juga ekskul coding yang mengajak siswa belajar merangkai kode sederhana, merancang aplikasi dasar, dan memahami konsep teknologi digital. Melalui ekskul ini, GIS 3 Jogja ingin membangkitkan minat siswa terhadap ilmu komputer sejak usia dini.

Siswa tampak serius berlatih pemrograman dalam ekstrakurikuler coding
Siswa tampak serius berlatih pemrograman dalam ekstrakurikuler coding (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Ekskul lain di bidang sains-teknologi adalah aeromodelling. Mengikuti ekskul ini berarti siswa akan dikenalkan dengan dunia kedirgantaraan. Mereka akan diajari merakit dan mengoperasikan model pesawat terbang.

Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, ekskul robotik, coding, dan aeromodelling menjadi semakin relevan dan penting karena ekskul ini merupakan sarana yang tepat untuk mempelajari Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). 

Ekskul-ekskul di bidang sains-teknologi diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap sains sekaligus melatih mereka untuk berpikir analitis dan inovatif serta bersikap tekun dalam mengeksplor berbagai hal baru di era digital yang kompetitif saat ini.

Siswa ekstrakurikuler aeromodelling sedang praktik merakit pesawatnya
Siswa ekstrakurikuler aeromodelling sedang praktik merakit pesawatnya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Seni: Wadah Pengembangan Kreativitas dan Sarana Berekspresi

Bagi siswa yang gemar melukis, Primary GIS 3 Jogja memiliki ekskul drawing yang siap membina mereka. Siswa akan dikenalkan dengan beragam teknik, alat, dan media lukis agar mereka dapat menjadi seniman muda yang piawai.

Siswa yang memiliki bakat dan minat dalam seni suara dapat mengikuti ekskul vokal atau paduan suara, di mana mereka akan mempelajari seluk-beluk teknik vokal, notasi, dan ritme. Pada ekskul ini, kemampuan musikalitas siswa terus ditingkatkan.

Pada ekskul modern dancing, di bawah bimbingan instruktur, siswa diajak mempelajari gerak tari yang sesuai dengan usianya. Dengan begitu, tari-tarian bisa meningkatkan kemampuan motorik dan keterampilan sosial siswa.

Siswa sedang mempelajari gerakan dance dengan panduan dari pelatih
Siswa sedang mempelajari gerakan dance dengan panduan dari pelatih (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Lebih dari sekadar merangsang jiwa seni siswa, ekskul seni membantu membentuk karakter siswa yang mampu bekerja sama dalam berkarya, berpikir kritis dan terbuka serta percaya diri ketika mempresentasikan karyanya.

Ekskul-ekskul seni ini bertujuan untuk membentuk siswa menjadi seniman yang terampil dan cakap di bidangnya masing-masing. Sebagai sarana ekspresi diri, seni memotivasi siswa untuk lebih percaya diri, kreatif, sensitif, dan menghargai tiap karya seni yang tercipta.

Keagamaan: Menumbuhkan Karakter Qur’ani melalui Tahfidz

Dalam ranah pengembangan keagamaan, GIS 3 Jogja menyediakan kegiatan tahfidz sebagai salah satu pilihan ekskul. Ekskul ini berfokus pada pendampingan proses menghafal Al-Qur’an, dilengkapi dengan pengajaran strategi hafalan yang efektif.

Potret keceriaan siswa saat mengikuti ekstrakurikuler tahfidz
Potret keceriaan siswa saat mengikuti ekstrakurikuler tahfidz (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Melalui program tahfidz, sekolah berupaya menumbuhkan karakter siswa yang mencintai Al-Qur’an, memiliki spiritualitas kuat, serta menjunjung tinggi akhlak mulia, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. []

 

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *