Yogyakarta – Aroma manis menguar dari Ruang Creativity pagi ini, Kamis, 13 November 2025. Di dalam, berjajar mangkuk-mangkuk berisi buah-buahan yang tampak segar. Sementara itu, siswa kelas 2 Primary Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) sudah menempatkan diri di hadapan meja-meja penuh buah, siap untuk melaksanakan agenda Fun Cooking.
Kegiatan Fun Cooking hari ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, pukul 09.10–10.10 WIB untuk kelas 2A dan 2B. Setelah jeda 30 menit, dilanjutkan dengan kelas 2C dan 2D pada pukul 10.40–11.40 WIB. Pembagian sesi ini dilakukan agar setiap siswa memperoleh kesempatan dan atensi yang sama dari pendampingnya sehingga tidak ada yang tertinggal.
Demonstrasi sebagai Stimulus Awal bagi Siswa
Demonstrasi menjadi awalan dari kegiatan ini. Pada dasarnya, demo masak berarti menunjukkan cara membuat makanan secara langsung. Tujuannya adalah untuk edukasi tentang makanan dan tata cara memasak serta mengajarkan resep.

Selain itu, sensitivitas terhadap rasa, warna, dan estetika siswa juga diasah melalui aktivitas demonstrasi. Lingkungan dan kegiatan belajar yang melibatkan pengalaman sensorik dengan menggunakan warna-warna cerah akan sangat mendukung perkembangan kepekaan siswa.
Di Balik Proses Memasak
Fun Cooking tidak hanya tentang memasak atau bagaimana mengolah bahan-bahan menjadi makanan siap santap. Dari Fun Cooking, para siswa belajar berbagai soft skills yang berguna bagi kehidupan.
Aktivitas demonstrasi, misalnya, mengajarkan siswa untuk menjaga fokus dan konsentrasi. Siswa harus memerhatikan apa yang disampaikan pendamping agar dapat melakukan praktik dengan baik.
Sebelum diberi kesempatan untuk membuat sendiri saladnya, beberapa siswa terlebih dulu praktik mengiris buah-buahan. Tentu dengan bimbingan guru maupun pendamping agar pisau yang digunakan tidak melukai siswa. Aktivitas ini melatih siswa untuk selalu berhati-hati dan teliti ketika melakukan sesuatu.

(Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)
Proses pembuatan salad mempertajam daya kreativitas, kemampuan mengambil suatu keputusan, dan mengenali diri sendiri. Dengan beragam opsi buah-buahan dan topping tersedia, siswa dapat memilih apa saja yang mereka suka untuk dimasukkan ke mangkuk masing-masing.
Ketika akan membuat salad, siswa harus berbaris satu per satu sampai tiba gilirannya. Ini juga dapat menanamkan sikap kedisiplinan dalam diri siswa. Siswa jadi terbiasa mengantre, tidak menyela giliran orang lain.

Di akhir, salad yang dibuat dinikmati oleh mereka sendiri. Dengan senyum cerah tergambar di wajah, para siswa memperlihatkan salad buatannya. Hal ini mengajarkan kepada anak untuk selalu menghargai karya diri sendiri maupun teman-temannya.
Fun Cooking merupakan salah satu kegiatan yang secara berkala diselenggarakan GIS 3 Jogja. Melalui kegiatan ini, GIS membekali siswa dengan kemampuan-kemampuan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta keterampilan nonteknis yang bermanfaat bagi perkembangan karakter mereka. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

